Tampilkan postingan dengan label Pelestarian Lingkungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pelestarian Lingkungan. Tampilkan semua postingan

Selanjutnya Mengembangkan Potensi Wisata | Re-Tahun 2015



Karnaval Khatulistiwa yang diselenggarakan di Pontianak, Kalimantan Barat sudah selesai. Kegiatan yang disambut oleh antusias masyarakat pontianak dan sekitarnya. Mungkin kegiatan ini menjadi kegiatan terbesar yang pernah diadakan di Kalimantan Barat dan yang paling spesial bagi para masyarakat yang meyaksikan hadirnya Presiden Indonesia, Kabinet dan diramaikan para-para artis Nasional. 

Karnaval Khatulistiwa pada dasarnya bukan hanya ajang menampilkan kekayaan Indonesia di mata dunia, bukan juga kegiatan akbar untuk menghibur masyrakat KALBAR Semata. Akan tetapi kegiatan menjadi ajang pendorong agar memanfaatkan keyakayaan alam dan budaya. Seluruh dunia sudah tau bahwa Indonesia bukan hanya kaya akan pulau, tapi Indonesia mempunyai keberagaman kepercayaan, alam, adat dan budaya. Yang menjadi pertanyaan sekarang sudah mampukah Indonesia, khususnya KALBAR memanfaatkan kekayaan yang ada sekarang? 

Kalimantan Barat sebenarnya mempunyai potensi wisata yang sangat luar biasa asalkan bisa dimanfaatkan sebenar-benarnya. Banyak daerah-daerah yang strategis di KALBAR mempunyai potensi wisata yang tak kalah dengan daerah-daerah diluar Provinsi Kalimantan Barat. Sayangnya sampai hari ini masih banyak yang memujakan sawit daripada mengembangkan pariwisata baik itu masyarakat maupun pemerintah daerah dengan dalil meningkatkan perekonomian daerah. Mungkin setelah momentum karnaval khatulistiwa pemerintah daerah dan masyarakat bisa tersadar dengan sendiri betapa penting pengembangan daerah melalui pariwisata. 

Pemanfaatan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang berbasis kearah pariwitasa perlu dimanfaatkan. Agar nantinya pembangunan berkelanjutan berwawasan lingkungan bisa terealisasikan di Kalimantan Barat. Jika dibandingkan Pengembangan Pariwisata dan Perkebunan Kelapa sawit, antara keduanya pengembangan pariwisata mempunyai prospek lebih menjanjikan kedepanya dari pada kelapa sawit. Pengembangan potensi pariwisata tidak hanya mampu mengundang turis-turis asing untuk berkunjung. Tapi mampu meningkatkan perekonomian daerah dan pembangunan didaerah wisata tersebut. 

Walaupun sudah beberapa perkebunan-perkebunan yang meyebabkan potensi wisata hilang bukan berarti daerah di Kalimantan Barat tak mempunyai potensi wisata lagi. Masih ada terdapat di masing-masing daerah, potensi wisata yang strategis untuk dikembangkan untuk menjadi daerah pariwisata. Tinggal bagaimana lagi dengan sikap masyrakat dan pemerintah daerah memanfaatkan potensi yang ada. Semoga kemeriahan Karnaval Khatulistiwa tidak hanya sampai disini tapi mampu berkelanjutan agar pembangunan berkelanjutan berwawasan lingkungan bisa terealisasi dengan baik. 



Mamahami Bencana Alam | Tulisan Tahun 2014

Bencana Alam adalah suatu kejadian alam yang tidak bisa diprediksi yang menimbulkan kerusakan, kerugian, bahkan kematian sekalipun bagi manusia dan lingkungan yang disebabkan oleh aktivitas alam bahkan manusia itu sendiri. setiap bencana yang terjadi baik itu alam maupun karena human error meninggalkan duka, trauma , kesan , dan sejarah yang tak terlupakan baik oleh korban dan keluarga maupun penduduk dunia. 

Negeri ini sering sekali dilanda bencana tercatat sejak tahun 2002 hingga awal 2014 sudah 1.093 kali indonesia dilanda bencana alam  baik itu bencana hidrometeorologi maupun nonhidrometeorologi sakaligus menempatkan indonesia di empat besar negara yang rawan bencana alam di dunia.

Tsunami,Gempa bumi,Gunung menelutus,banjir,lonsor,kekeringan dan kebakaran hutan menjadi laganan yang sudah berapa tahun terakhir ini sering singgah ke indonesia. Penyebab terjadinya bencana alam tersebut meliputi dari beberapa faktor yang terdiri dari akibat dari gejala alam (Tsunami , Gempa bumi , Gunung menelutus) itu sendiri maupun bencana yang terjadi akibat dari campur tangan manusia (banjir , lonsor , kekeringan dan kebakaran hutan).

Bencana alam yang terjadi karena faktor gejala alam itu sendiri biasa sulit untuk diperkirakan dan di hindari. Manusia sering tidak berdaya untuk menghentikan bencana yang disebabkan oleh gejala alam karena kekuatanya diluar jangkauan kemampuan manusia.

Penyebab dari indonesia yang sering di singgahi bencana alam tidak lepas dari letak wilayah indonesia itu sendiri. dimana indonesia merupakan wilayah pertemuan 3 lempeng (indo-australia,Eurasia dan Lempeng Pasifik) serta indonesia dilalui oleh tiga jalur pegunungan aktif dunia yaitu sirkum pasifik dan sirkum maditerania. Hal ini meyebabkan indonesia termasuk kedalam jalur Ring Of Fire atau cincin api pasifik dunia, yang merupakan jalaur pegunungan aktif di indonesia, jadi tidak heran lagi jika di indonesia itu banyak memiliki gunung berapi aktif dan sering terjadi bencana alam baik berupa gempa bumi yang meliputi gempa tektonik dan gempa Vulkanik.

Tidak hanya sekedar dari letak wilayah indonesia penyebab dari semua bencana alam terjadi melainkan ada campur tangan kita sebagai manusia kenapa bencana itu terjadi. Banjir , Lonsor , kekeringan dan kebakaran hutan menjadi bencana yang diakibat oleh manusia penebangan hutan , pengundulan , pembukaan lahan dengan cara membakar menjadi efek dari ketiga bencana tersebut.
Penjelasan atas penjabaran penyebab bencana alam meyimpulkan dan sekaligus memberi pemahaman kepada kita bahwa bencana Alam terjadi akibat dari konsekuensi dari kombinasi aktivitas alamiah dan aktivitas manusia itu sendiri.

Dimanapun kita berada bencana alam akan selalu dekat dengan manusia baik disadari kita atau tidak. Hanya saja masing-masing wilayah memiliki potensi bencana alam yang berbeda. Sehingga kita dipaksa untuk beperan penuh dan saling bergotong royong baik dengan pemerintah maupun sesama masyarakat seyogyanya penanggulangan untuk mencegah dan menghindari bencana adalah menajemen yang baik dan mendeteksi dini bencana untuk mengurangi dampak buruk yang ditimbulkan oleh bencana alam tersebut.

“Semua kondisi, situasi , benda dan mahkluk hidup yang ada disekitar sesuatu mahkluk hidup (organisme) yang mempengaruhi perikehidupan, pertumbuhan dan sifat-sifat atau karakter mahkluk hidup tersebut” Nursit Sumaatmadja (1991)

Sumber Ilmu : 
hanniyypurple.blogspot.com/2012/06/potensi-bencana-alam-di-indonesia.html
https://parapenuliskreatif.wordpress.com/tag/bencana-alam/
PDF : Bencana Alam Karena gejala Alam : Geografi for education

Selamatkan Hutan kita | ditulis Tahun 2014



Luas hutan di kalbar lebih dari 9 juta hektar yang berarti mencapai tiga perempat dari luas wilayah daratan kalbar terdiri dari hutan yang dilindungan dan dimanfaatkan.  Hutan  dikalimantan barat terdiri dari 65% hutan tropis, kawasan hutan di Kalbar kaya akan berbagaai jenis kayu termasuk yang spesifik seperti ramin dan belian. Selain itu hutan ini meyimpan 1.216 jenis flora.

Namun tak lama lagi keanekaragaman hayati dan kekayaan sumber daya alam kalimantan barat akan punah oleh berbagai kebijakan yang mengeksploitasi sumber daya alam secara destruktif.  Hal ini ditunjukan dengan banyaknya proses alih fungsi lahan, illegal logging , perluasan lahan pertanian dan perkebunan ,pertambangan,eksploitasi berlebihan terhadap sumber daya kayu, sampai yang saat ini berkembang pesat adalah penanaman kelapa sawit yang meraja lela.

Sebagai provinsi yang geografisnya terletak digaris khatulistiwa dan beriklim tropis serta topografi yang luas, perkembangan perkebunan di kalimantan barat dari tahun ketahun memamang mengalami peningkatan yang cukup signifikan, dalam skala perkebunan besar, produksi terbesar dikalbar adalah tanaman kelapa sawit hampir sepertiga luas wilayah kalbar sudah dikonversi menjadi wilayah perkebunan sawit.

Lahan sawit saat ini menjadi primadona dalam permasalahan kerusakan hutan yang ada dikalimantan barat , tercatat perkebunan kelapa sawit dikalimantan barat dimulai dari kabupaten sanggau dengan luas lahan 63.238 Ha, untuk peringkat , disusul kabupaten ketapang dengan luas 49.936 Ha, dan untuk terluas ketiga yaitu kabupaten sekadau dengan luas lahan 24.634 Ha.

Memang pada kenyataannya perkebunan kelapa sawit memberi kontribusi terhadap pembangunan didaerah kalimantan barat dan merupakan salah satu mata pencarian masyarakat,serta membantu ekonomi yang ada didaerah-daerah yang ada di kalimantan barat.

Akan tetapi dari dampak positif yang dihasilkan dari perkebunan kelapa sawit terdapat pula dampak negatifnya , dengan keberadaan perkebunan kelapa sawit skala besar seperti sekarang ini mengancam kalimantan barat sebagai satu kesatuan ekologis. Juga merusak keseimabngan alam dan lingkusangan, seperti tanah bekas perkebunan kelapa sawit akan menjadi gersang karena unsur-unsur hara yang ada didalam tanah telah habis. Selain itu akar dari kelapa sawit yang sangat sulit untuk dibersihkan walapun pohon sawit tersebut mati , namun dibutuhkan waktu bertahun-tahun agar tanah yang telah ditanami kelapa sawit dapat digunakan lagi,

Kelapa sawit bukan hanya menjadi satu-satunya penyebab kerusakan hutan yang ada dikalimantan barat , kurangnya kesadaran masyarakat itu sendiri biasa yang menambahkan kekacauan dan kerusakan hutan yang ada dikalbar seperti membakar hutan untuk pertanian dan perkebunan , pertambangan emas , penebangan hutan yang dilakukan tanpa memberi sumbangsih yang nyata kepada alam seperti menanam pohon kembali.

Kerusakan hutan sangat merugikan bagi kita , karena kerusakan hutan berpontensi mengakibatkan bencana alam berupa tanah lonsor, kekeringan saat musim kemarau , rusaknya lapisan ozon , efek rumah kaca global warming , menyumbang 12%-17% dari emisi karbondioksida global, punahnya kekayaan flora dan fauna khas indonesia , serta berbagai efek negatif lainya yang sangat berpengaruh bagi kehidupan kita sehari-hari bahkan kehidupan generasi selanjutnya.

Sebelum terjadinya hal yang mebuat kita meyesal dan merugikan kita sendiri tidak ada salahnya kita mencegah dan kembali menyadarkan diri sendiri berapa penting Hutan buat kita , jika hal ini berlarut-larut kerusakan hutan kita diamkan bukan mustahil kalimantan barat terjadi proses desertifikasi (penggurunan), Komitmen kita untuk menjaga hutan sangat dibutuhkan, lakukan hal yang sederhana untuk meyeimbangkan kerusakan hutan yang dilakukan masyrakat kita sendiri seperti menanam pohon, mengurangi pemakaian yang di olah dari pohon , dan sudah semestinya prinsip pengelolaan hutan yang berkelanjutan benar-benar diterapkan.

Kasacima | Lestarikan Alam Dari Sekarang (Re-Tahun 2013)


Kita saksikan saat ini bencana alam dimana-mana bahkan daerah Kalimantan barat yang dikenal dengan Hutanya lebat bisa terkena banjir Bandang tepatnya didaerah Landak , memang iya bahwa Allah lah yang merencanakan itu semua . tapi rencana Allah itu ada sebabnya mungkin ini salah satu peringatan Yang Maha Kuasa untuk kita. 

kita tidak bakalan tau kapan bencana itu datang , bencana tidak akan pernah bilang kepada kita kalau dia akan datang, melainkan bencana bisa terjadi kapan saja . nah sebelum terjadi hal yang pastinya kita tidak inginkan mari kita antisipasi .

sebuah kerugian bagi kita ketika sudah terjadi bencana , harta benda , dan nyawa pun bisa menjadi korban dari bencana yang terjadi ,  apakah kita ingin terus menerus dihantui bencana ?. kebodohan kita sebagai manusia tidak mau memperhatikan lingkungan sekitar kita .

kita terlalu bodoh untuk mempersilahkan perusahaan asing dan lokal untuk menebang pohon, menggusur hutan kita , secara berlebihan . mereka seperti itu hanya mementingkan diri sendiri , demi kantong pribadi mereka tidak ingat dengan generasi kita nanti.

saat ini yang terjadi perusahaan sawit dimana-mana ,lahan hutan kita pun menjadi sasaran , pertambangan emas sungai kita pun jadi tercemar . kita tidak bisa lebih meyalahkan mereka sebab ini lah salah satu sumber penghasilan mereka , tapi setidaknya harus ada keseimbangan dalam hal ini jangan hanya menanam sawit tapi hutan kita dibiarkan botak . alam adalah sumber kehidupan kita jangan pernah kita merusak alam dengan berlebihan .

Lestarika Alam dari sekarang ini bukan hanya untuk kita melainkan Untuk anak , cucu , dan generasi kita nanti , buat mereka hidup nyaman karena perbuatan kita sekarang . stop pembodohan tehadap kita , lawan apa yang membuat Alam kita rusak .

STOP PENEBANAGAN HUTAN , BERHENTI PENAMBANGAN EMAS , Seimbangi semua dengan menjaga Alam kita , jangan sampai Terjadi bencana Alam baru kita menyesali perbuatan kita. itu tidak lah berguna . mulai dari diri sendiri , orang lain , dan wariskan untuk generasi kita agar Alam kita terus terjaga.